Minggu, 22 Oktober 2017

Proposal Tanaman Hidroponik

A. Latar Belakang
Dewasa ini kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan relatif meningkat. Terutama dengan menjaga kualitas dari barang yang mereka makan. Salah satunya dibuktikan dengan tingginya permintaan akan sayur dan buah organik, namun sebagian besar permintaan ini masih belum terpenuhi, hal diatas merupakan dasar keseriusan untuk pembuatan dan pengembangan kebun organik yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hadirnya produk ini merupakan kesadaran untuk membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan terutama dari bahan makanan yang merupakan cikal-bakal darah daging manusia. Makanan organik yang sehat dan bebas dari festisida serta pupuk kimia diharapkan dapat meningkatkan keshatan masyarakat.

Baru- baru ini beredar informasi bahwa sayur dan buah yang di infort dari luar negeri banyak yang terkontaminasi oleh pestisida, hal tersebut membuat masyarakat perpindah untuk membeli sayur dan buah dari daerah asal ( Kal-Bar) yang sehat dan bebas dari pestisida.

B. Keunggulan Produk
Keunggulan dari produk ini adalah jaminan kesehatan karena terbebas dari segala jenis festisida dan pupuk kimia, selain terjamin sehat produk ini juga bisa lebih segar serta tahan lama dibandingkan dengan produk yang menggunakan bahan kimia yang cenderung mudah layu serta busuk.

Keunggulan di sisi lain adalah harganya relatif murah dibandingkan dengan produk-produk organik yang lain kerena kami membuat dan merawat kebun ini sendiri, sehingga biaya produksi bisa diminimalisir. Alasaan lain adalah keinginan kami untuk membantu masyarakat sehingga kami tidak memasang harga yang terlalu tinggi untuk produk ini.

C. Analisis S.W.O.T
1. Strengh
Adapun kekuatan utama dari usaha yang kami jalankan adalah usaha yang kami lakukan bersama- sama sehingga beberapa masalah penghambat bisa kami pecahkan bersama-sama, selain itu masing masing dari anggota tim pelaksana kegiatan ini memiliki sfesifikasi dan keahlian masing-masing.Disisi lain usaha ini sebelumnya memang sudah berjalan pada pertengahan bulan April 2012, secara pengalaman kami rasa sudah mampu untuk mengembangkannya.

2. Weakness
Kelemahan dari usaha ini yang perlu kami benahi untuk kedepannya adalah masalah penjualan produk. Rencananya untuk memperluas jaringan selain dipasarkan di lingkugan kampus,produk ini juga akan dipasarkan ke swalayan atau hypermart, namun kami belum mendapat jaringan unuk masuk ke pasar tersebut.

3. Opportunity.
Adapun peluang yang kami rasa bisa menjual produk ini adalah pemintaan yang begitu besar dan sebagian besar masih belum terpenuhi.peluang lain adalah belum adanya kapitalis yang mengembangkan usaha berbasis organik seperti yang kamibuat saat ini

4. Treathen.
Suatu ancaman yang perlu kami waspadai dan harus dikendalikan adalah ancaman terserang hama dan penyakit. Oleh karena kami tidak menggunakan racun kimia maka pencegahan adalah cara terbaik untuk ancaman tersebut.

D. Visi dan Misi
1. Visi Usaha
Menciptakan Kal-Bar yang Sehat, Bergizi, dan Sejahtera serta menjadi panutan bagi Indonesia dan Dunia.

2. Misi Usaha

a. 2017 Kal-Bar mengkonsumsi sayur organik dan bebas pestisida
b. 2020 Kal-Bar menjadi kawasan percontohan wilayah perkembangan sayur ornik yang sehat
c. 2022 Kal-Bar menjadi keranjang mekanan ornik di wilayah Asean.

E. Target Pasar
Calon konsumen yang kami bidik berasal dari sumua golongan dari kelas bawah sampai kalangan kelas atas. Untuk tempat pemasaran,produk ini akan dipasarkan di semua tempat, terutama di lingkungan kampus, warung-warung di sekitar kampus, serta akan merambah ke swalayan dan hypermat.

F. Teknik Promosi
Promosi yang paling efektif adalah dari mulut ke mulut dimana yang menjadi fokus adalah dengan kualitas terbaik namun harga relatif murah. Selain itu kami juga akan membuat kartu nama serta melakukan penawaran kepada swalayan atau hypermat.

G. Gambaran Umum Pelaksanaan
Pada dasarnya pelaksanaan dan perawatan tanaman tidak rumit, adapun langkah- langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Penyemaian bibit
2. Pembibitan, dimana semai yang sudah berumur 7-10 hari dipindahkan ke polibag kecil dan di rawat selam 2 minggu.
3. Penanaman, bibit dari polibag kecil yang sudah dirawat selama 2 minggu dipindahkan ke polibag yang lebih besar dengan media tanam tanah PMK : kotoran hewan : sekam = 3:3:1.
4. Perawatan berupa penyiraman di lakukan tiap pagi dan sore hari
5. Penambahan kotoran hewan (pupuk organik) dilakukan setiap satu bulan
6. Perawatan lain berupa penyiangan rumput serta pembuagan daun yang terserang hama atau penyakit.

H. Produk.
Adapun produk dari usaha ini berupa sayur dan buah – buah organik seperti:
1. Terong
2. Tomat
3. Cabe
4. Melon
5. Mentimun
6. Pare
7. Bayam
8. Dan lain-lain
Sayur dan buah di atas di hasilkan tanpa menggunakan bahan- bahan kimia (pestisida) sedikit pun. Jadi produk ini di jamin sehat dan bebas dari racun – racun berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.

I. Estimasi Biaya
No    Jenis kebutuhan/ keperluan    Banyaknya
(unit)    Harga Satuan    Jumlah    Keterangan
1    Tanah PMK    1 truk    1,4 juta    Rp.1.400.000   
2    Pupukorganik
(Kotoran Hewan)    80 karung    4000/karung    Rp.  320.000   
3    Sekam Padi    10 karung    3.000/karung    Rp.   30.000   
4    Polybag kecil    8 kg    25.000/kg    Rp.  200.000   
5    Polybag besar    50kg    25.000/kg    Rp.1.250.000   
6    Gembor    4 unit    30.000/unit    Rp.  120.000   
7    Ember    4 unit    10.000/unit    Rp.    40.000   
8    Cangkul    4 unit    60.000/unit    Rp.  240.000   
9    parang    4 unit    40.000/ unit    Rp.  160.000   
10    Sewa lahan    30 x 30 m    300.000/thn    Rp.  300.000   
11    Paranat    3 m    30.000/m    Rp.    90.000   

12    bibit    5 pack    40.000/pack   
Rp.  200.000   
13    Biaya produksi
( pengemasan)        250.000    Rp.  250.000   
14    Biaya tidak terduga (dana cadangan)    10 % total biaya    440.000    Rp.440.000   
    JUMLAH            RP. 5.040.000   
Analisis Keuangan
Jumlah polibag yang diusahakan 2000 polybag,
Keberhasilan usaha 90% = 1800 polybag.
Setiap polybag berpotensi untuk menghasilkan Rp.7.500 – Rp.20.000/tahun. Bila mana setiap polybag menghasilkan rata – rata Rp.10.000/ tahun, maka besarnya penghasilan dan keuntungan adalah sebagai berikut:
Penghasilan     = 1.800 polybag x Rp.10.000
                                    = Rp.18.000.000,00

            Keuntungan/tahun      = penghasilan – Modal
                                                = Rp.18.000.000,00 – Rp. 5.040.000,00
                                                = Rp.12.960.000,00
J. Waktu (jadwal) pelaksanaan kegiatan.
Usaha ini sudah dimulai pada pertengahan bulan April 2012, dengan jumlah tanaman sekitar 100 tanaman. Pengembangan usaha ini akan dilakukan pada bulan juli 2012, untuk jadwal pelaksanaannya bisa dilihat pada tabel dibawah ini: